<div style='background-color: none transparent; float:right;'><a href='http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget' title='News Widget'>News Widget</a></div>

700 Triliun kerugian negara akibat KORUPSI 'dipetieskan' KPK

 

Mengapa masih ada dusta diantara kita-kita (rakyat Indonesia) dengan Anda, … Wahai KPK yang terhormat. Mengapa ketajaman pena jurnalis sudah sedemikian tumpul, para awak media dan TV bukan lagi sekedar menutup mata, pura-pura tidak peka, tetapi justru terlibat dalam permainan press by trial yang diskenariokan oleh para tertuduh koruptor. TIDAK ADA LAGI KAH HATI NURANI BICARA?

Sebuah postingan ini :

Astaghfirullah ... 700 Triliun kerugian negara akibat KORUPSI 'dipetieskan' KPK

mudah-mudahan membantu mengingatkan memori publik yang semaikin pendek, akibat bombardir isu besar secara terus-menerus oleh media nakal. Isu besar yang melibatkan penguasa selalu ditimpa-timpa dengan isu besar lain atau isu-isu terorisme et cetera.

by: @MirzonDaheri

700 Triliun lebih kerugian negara dilupakan KPK, sibuk urus kasus tanpa kerugian negara (LHI), aneeeh....

Semakin hari semakin jelas ‘aneh’nya kasus LHI (Lutfi Hasan Ishaq) yang disidik KPK. Kasus yang digoreng oleh KPK, dijadikan headline berbulan-bulan oleh media massa. Saya mau merefresh ingatan kita akan keanehan-keanehan yang harus menjadi tanda tanya & di ingat oleh kita:

  1. Mulai dari penangkapan super kilat yang di sebut Jubir KPK Johan Budi OTT (Operasi Tangkap Tangan) padahal LHI tidak di tempat penangkapan. Anak SD ingusan juga tahu tangkap tangan adalah tertangkap ketika suatu perkara terjadi. Tapi perkara di hotel meridian sedangkan LHI di DPP PKS, aneh kan?
  2. Kemudian Kata JB ada bukti rekaman tapi dibantah sendiri oleh Abraham Samad. Dan kalau pun ada bukti rekaman antara LHI & Mentan Suswono menjadi tidak biasa juga alias aneh krn di tangkap saat uang belum mengalir. Jadi kebiasaan KPK bila sudah menyadap akan menangkap tangan saat uang diserah terimakan. Tapi untuk kasus LHI tidak, aneh.
  3. Anehnya lagi media massa banyak menggiring publik dengan kesalahan fatal menyebut Ahmad Fathonah sang makelar sebagai kader PKS. Meski dibantah oleh pengurus PKS tetap saja ada presenter salah sebut AF sebagai kader PKS, bahkan lebih aneh lagi disebut Presiden PKS.
  4. Terus kasus ini digoreng KPK, diperiksa lah hingga ke wanita-wanita ‘cantik’ fathonah dihubung-hubungkan dengan PKS. Maksa banget, Aneh.
  5. Lalu di gunakan pasal TPPU alias pencucian uang, sita rumah, mobil & aset LHI. yang kita Tanya uang yang mana yang mau dicuci? uangnya di fathonah belum di berikan ke LHI masa LHI di katakan mencuci. Bahkan kalaupun pengakuan Fathonah akan diberikan ke LHI tapi belum diterima bahkan belum tentu mau diterima. Kenapa yang jelas sudah terima suap, terbukti di pengadilan seperti Angelina sondakh, nazarudin, dll tidak di terapkan TPPU. ANEH KAN?
  6. Anehnya lagi si Febri dari ICW (yang tidak jelas dana organisasinya dari mana & tidak berani transparan meski suka teriak transparan) mengeluarkan ide pembekuan PKS jika terbukti terbukti terima dana katanya, la Demokrat yang jelas Nazarudin sampaikan di PENGADILAN uang mengalir ke partai Febri kemana??? Aneh.
  7. Penyitaan bak preman juga aneh, sita tanpa surat sita? Siapa yang berani kasi? Kalo kabur yang juru sita gimana? Lalu Johan Budi ngomong bawa surat sita meski muter-muter ruwetnya minta ampun saat ditanya presenter Metro TV. Anehnya lagi, besoknya datang lagi mau nyita tanpa surat tapi bawa wartawan, why??. Timbulah berita di TV PKS melawan KPK, bahkan di detik.com di tulis PKS kriminalisasi KPK, aneh bin ajaib. Yang salah siapa yang teriak siapa.
  8. PKS mengambil jalur hukum, wow, ICW langsung jadi pengamat ‘pemilu’ dadakan “suara PKS akan turun” katanya.. haha aneh lagi.

Saya membaca kultwit akun @triomacan2000  merinding, tugas KPK menangani kasus-kasus korupsi super besar mandeg, jalan ditempat, dilupakan, atau apalah yang jelas tidak ada progresnya, malah sibuk ngurusin suap sapi impor yang belum ada kerugian Negara. Gimana ada kerugian Negara kuota impor saja malah turun. Aneh lagi…

Nih saya catat kasus Korupsi yang rugikan negara Rp 700 Triliun lebih sebagai tugas@KPK_RI yang harus kita ingat biar KPK tuntaskan.... atau kalau tak sanggup mending pimpinan KPK mengundurkan diri seperti janji Ketua KPK Abraham Samad saat awal menjabat....

Kasus-kasus besar ini mandeg:
1. Kasus korupsi PETRAL US$ 1.5 Milyar (14.5 Triliun) pada investasi kilang minyak di Libya
2. Kasus korupsi di Pertamina pada impor Naftah sebesar US$ 20 juta (200 M)
3. Kasus Korupsi Sandiaga Uno dan Pertamina US$ 99 juta (980 Milyar) pada Pembangunan Depo Pertamina seluruh Indonesia
4. Kasus Korupsi Dana CSR Pertamina 600 Milyar yg diduga mengalir ke Partai Demokrat 2008-2009
5. Kasus Korupsi Hartati Murdaya di JIEC & Bank Mandiri 1.5 Triliun yg agunkan 33 hektar tanah negara di Kemayoran
6. Korupsi Proyek eKTP tahun 2011 di Kemendagri yg rugikan negara 3.5 Triliun
7. Kasus korupsi penyerobotan lahan tambang PT. Bukit Asam yg rugikan negara 6 Triliun (dilaporkan oleh mantan Menhukham Patrialis Akbar)
8. Kasus korupsi PT. Aneka Tambang dlm penyerobotan lahan oleh Harita Grup yg rugikan negara 19 Triliun (dilaporkan MenBUMN dahlan iskan)
9. Kasus korupsi BURT DPR RI oleh Pius Lustrilanang cs yg rugikan negara ratusan M (dilaporkan ketua DPR Marzuki Alie)
10. Kasus korupsi PT. TPPI Tuban oleh Hashim Djojohadikusumo yg rugikan negara 17 Triliun
11. Kasus Korupsi Pajak Bakrie Grup cs kolusi bersama Gayus Tambunan, rugikan negara triliunan. Mandeg deg deg !
12. Kasus korupsi Mafia Anggaran DPR yg rugikan negara 7.7 Triliun. Macet cet cet. Tumbalnya hny wa ode Nurhayati dan Fadh A Rafiq cs
13. Kasus korupsi Alex Nurdin (sbg Bupati Muba 14 kasus & Gub 3 kasus), kerugian negara ratusan M. Dipetieskan KPK
14. Kasus korupsi Ratu Atut sedikitnya 9 kasus rugikan negara ratusan M. Manceeet..KPK takut disantet hehe
15. Kasus korupsi Hambalang sesuai LHP BPK & BAKN DPR atas 25 Pejabat. Hanya pejabat kemenpora yg sdh diusut. Lainnya? Kelauut !!
16. Kasus Nazaruddin di 30 kasus korupsi. Dipetieskan KPK karena deal2 khusus dgn istana ??
17. Kasus TPPU Nazaruddin dan sandiuno di Saham Garuda 300.8 M. Sdh 4 bulan Nazar jadi TSK, KPK pura2 buta hehe
18. Kasus korupsi azis syamsuddin cs di Gedung Adyaksa puluhan milyar, senyaaaaap ...gelaaap hhee
19. Kasus korupsi pengadaan gerbong kereta api dari Jepang yg disebut2 libatkan Hatta Rajasa cs...hnya Sumino yg disidangkan..lainnya? Emboh
20. Kasus Choel M yg jadi mafia proyek di Kemenpora, sudah ngaku terima suap, KPK tak berani jadikan dia TSK. Kenapa? Tanya @Tuhan ?
21. Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Merpati MA60 yg rugikan negara US$ 45 juta (440 M) libatkan ex mendag MEP & suaminya... Eh kelaut !
22. Kasus korupsi Pertani, SHS dan Berdikari yg rugikan negara ratusan M, dipetieskan KPK krna ada setoran ke Ditdumas KPK milyaran..suaap !
23. Oh ya ingat ...kasus korupsi Jhony Allen Marbun pada Dana Percepatan Infrastruktur Intim. KPK janji tangkap JAM jika resco tertangkap
24. Kasus korupsi Max Sopcua pada alkes di Kemenkokesra ..gelap gulita karena KPK masuk anjing eh masuk angin hehehe
25. Kasus korupsi Dana PON yg disebut2 libatkan menkokesra agung laksono cs, kenapa berhenti pada rusli zainal saja ? Tanya @Tuhan ? Hehe
26. Kasus CENTURY hahaha ..,ga usah deh..@KPK_RI terkencing2 dengar kasus ini..keterlibatan PT. GNU Gita Wirjawan aja deh usut ..berani?
27. Kasus rekening gendut polisi dan PNS ...mana? Kok cuma sampai Dhana doank ??? KPK disuap berapa ? Ngakuuuuu !! hehe
28. ini juga deh hehe @irvanrahardjo: KORUPSI PREMI ASURANSI GIA USD 100 JUTA OLEH PT JASINDO http://t.co/cpum2ddGRX @KPK_RI @iskan_dahlan
29. Kasus korupsi mark up bunga pinjaman 280 M di Garuda Indonesia ...mana @KPK_RI ? mandul ?? #sodorinvitaminEsebaskom
30. Kasus korupsi 36.7 TRILIUN oleh @Iskan_dahlan di PLN ..mana @KPK_RI ? Komisi VII sdh bancaan dapat suap dari dahlan.. KPK ketinggalan.
31. Kasus BLBI 600 T, gimana?

Apakah jawaban mu atas kasus-kasus itu wahai @KPK_RI apakah karena belum cukup bukti? Apa sudah kau cari? Atau kau malah lupa? Atau malah sengaja kau diamkan?? JUJUR ITU HEBAT

*by: @MirzonDaheri
-foto: dari detikcom

0 komentar dan respon:

Word of the Day

Article of the Day

This Day in History
Sanden Yogyakarta Jakarta Slideshow: Yusuf’s trip from Jakarta, Java, Indonesia to Yogyakarta was created by TripAdvisor. See another Yogyakarta slideshow. Create your own stunning slideshow with our free photo slideshow maker.
Free Backlinks Online Users

Delivered by FeedBurner

Google Translate

Add to Google
Translate to 32 LANGUAGES
Jpn
Indonesia

Sayangi Kendaraan Anda
ASURANSI MOBIL SHARIAH
contact :
yusuf.edyempi@yahoo.com
SMS......:...0815 8525 9555

Statistic

danke herzlich für besuch

free counters

SEO for your blog

sitemap for blog blogger web website

Recent flag visits


bloguez.com

STAGE OF MODERN CIVILIZATION SOME GREATEST ACHIEVERS OR THE ONES HISTORY WOULD REMEMBER SOME WAY - CAN YOU TRACK THEM BY NAME?