<div style='background-color: none transparent; float:right;'><a href='http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget' title='News Widget'>News Widget</a></div>

Inilah Skenario Allah Mematahkan Konspirasi Jahat terhadap PKS

 

فَلَمْ تَقْتُلُوهُمْ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ قَتَلَهُمْ ۚ وَمَا رَمَيْتَ إِذْ رَمَيْتَ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ رَمَىٰ ۚ وَلِيُبْلِيَ الْمُؤْمِنِينَ مِنْهُ بَلَاءً حَسَنًا ۚ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

“Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, tetapi Allahlah yang membunuh mereka; dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allahlah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (QS. Al Anfal : 17)

Kapan Serah Terima Jabatan Juru Bicara KPK ke Mardani Ali Sera?


Kesalahan fatal METRO TV dalam menuliskan Title Berita

Usai KPK Laporkan Johan Budi, Jubir KPK Berganti Mardani Ali Sera

Perlu Anda tahu Dr. H. Mardani Ali Sera, M.Eng. adalah anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera. Sesuatu yang musykil bukan untuk saat ini? Inilah skenario Allah membongkar konspirasi beberapa media besar seperti Metro TV dan TV One untuk memusuhi perjuangan tegaknya kemuliaan Islam.

Ayat di atas, QS. Al Anfal : 17,  menjelaskan keterlibatan Allah dalam jihad yang dilakukan kaum muslimin. Sayyid Quthb dalam tafsir Fi Zhilalil Qur’an mengatakan bahwa terdapat beberapa riwayat yang ma’tsur dalam menafsirkan “melempar.” Yaitu bahwa lemparan itu adalah lemparan kerikil Rasulullah ke muka orang-orang kafir seraya mengatakan,

“Rusaklah wajah mereka! Rusaklah wajah mereka!” Maka, lemparan itu mengenai wajah orang-orang musyrik yang telah ditetapkan pasti mati menurut ilmu Allah.

“Akan tetapi,” lanjut Sayyid Quthb, “petunjuk ayat ini lebih umum. Ia menggambarkan rencana Allah terhadap semua urusan di balik gerakan lahiriah Nabi dan golongan Islam yang bersama beliau.”

Karenanya, ketika mujahid dengan usahanya yang sederhana, yang secara matematis sangat kecil peluang anak panah mencapai musuh yang jauh, tetapi ternyata bisa tepat mengenai sasaran itu, mujahid tersebut mengambalikan urusan ini kepada Allah: wamaa ramaita idz ramaita, walaakinnallaaha ramaa.

Ketika mujahid Palestina menembakkan roket yang sederhana dan ternyata mampu meledakkan dan menjatuhkan pesawat Zionis, mujahid tersebut mengambalikan urusan ini kepada Allah:wamaa ramaita idz ramaita, walaakinnallaaha ramaa.

Halaman 1 Tribun Yogya edisi 13 Mei 2013

Ketika tiba-tiba tank atau peralatan tempur musuh hancur tanpa penjelasan yang masuk akal, para mujahid mengambalikan urusan ini kepada Allah:wamaa ramaita idz ramaita, walaakinnallaaha ramaa

Hari-hari ini, muncul sebuah fenomena. Tiba-tiba secara beruntun, media-media besar mengalami kesalahan fatal dalam memberitakan partai Islam. Tiba-tiba, mereka salah tulis dengan kesalahan yang sangat kentara. Dalam konten, bahkan dalam judul. Justru di saat ada kesan, mereka berlomba-lomba ‘menyerang’ partai Islam tersebut. Setelah sebuah media cetak menulis judul “KPK Laporkan Johan Budi ke Polisi” giliran sebuah televisi nasional menulis di layar kaca: “MARDANI ALI SERA: Juru Bicara KPK”. Selain dua media tersebut, banyak juga media lain yang salah tulis. Sekali lagi, anehnya, dalam waktu yang berdekatan.

Apa penjelasan dari semua itu? Bisa jadi ini adalah fenomena ‘wamaa ramaita idz ramaita, walaakinnallaaha ramaa’. Kader-kader gerakan Islam yang dizalimi memang terlihat diam, tidak ada aksi massa memprotes. Tidak ada cap jempol darah, dan sebagainya. Tetapi, dalam diam mereka berdoa. Dalam kesunyian mereka bermunajat kepada Rabbnya. Meminta pertolongan, meminta perlindungan. Bisa jadi ini adalah tanda dan bagian dari pertolongan Allah. Dan bukankah doa orang yang dizalimi itu mustajabah? Wallahu a’lam bish shawab. [Abu Nida]

Perhatikan kerancuan text title yang sangat membingungkan publik pemirsa TV ONE ;

Cermati teks :======> “PKS NILAI PKS SERING TABRAK ATURAN”

Are you confused?

Sumber :
http://www.bersamadakwah.com/2013/05/usai-kpk-laporkan-johan-budi-jubir-kpk.html

0 komentar dan respon:

Word of the Day

Article of the Day

This Day in History
Sanden Yogyakarta Jakarta Slideshow: Yusuf’s trip from Jakarta, Java, Indonesia to Yogyakarta was created by TripAdvisor. See another Yogyakarta slideshow. Create your own stunning slideshow with our free photo slideshow maker.
Free Backlinks Online Users

Delivered by FeedBurner

Google Translate

Add to Google
Translate to 32 LANGUAGES
Jpn
Indonesia

Sayangi Kendaraan Anda
ASURANSI MOBIL SHARIAH
contact :
yusuf.edyempi@yahoo.com
SMS......:...0815 8525 9555

Statistic

danke herzlich für besuch

free counters

SEO for your blog

sitemap for blog blogger web website

Recent flag visits


bloguez.com

STAGE OF MODERN CIVILIZATION SOME GREATEST ACHIEVERS OR THE ONES HISTORY WOULD REMEMBER SOME WAY - CAN YOU TRACK THEM BY NAME?