<div style='background-color: none transparent; float:right;'><a href='http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget' title='News Widget'>News Widget</a></div>

8 Kejadian Penting Sebelum Pembantaian di Garda Republik

 

Selasa, 09 Juli 2013

72 Jam Sebelum Pembantaian Garda Republik

Seorang Penulis Arab internasional, Abdul Bari 'Athwan menulis di laman pribadinya di Sosial Media Facebook akan rentetan kejadian 72 jam sebelum terjadinya pembantaian Wisma Garda Republik.
8 Kejadian Penting Sebelum Pembantaian
Akan datang hari dimana kita akan menceritakan kepada rakyat Mesir kisah tentang para pahlawan dari dalam jajaran Intelejen Umum dan Pengawal Pribadi Jenderal  As-Sisi sendiri, yang  menukilkan kepada kami kisah di dalam internal Kementrian Pertahanan yang menolak terjadinya kudeta.
Kejadian Pertama
Jumat 5/7 pukul 21.00 malam di kantor kementrian pertahanan, Jendral As-Sisi bertemu dengan para Kepala Staf angkatan bersenjata yang tidak dihadiri oleh Kepala Staf Territorial 2 karena kondisi beberapa propinsi Terusan Suez yang genting. Pertemuan selama 3 jam ini menghasilkan pentingnya mengadakan perundingan dengan Muhammad Mursi karena inilah yang dianggap tindakan paling bijak. Lalu ditugaskanlah Kepala Staff Angkatan Bersenjata Letnan Jenderal Sidki Subhi dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Madya Yunus Sayyid Hamid untuk berunding dengan Muhammad Mursi.
Kejadian Kedua
Letnan Jendral Sidki dan Marsekal Madya Yunus berangkat menuju kantor Garda Republk (tempat Muhammad Mursi ditahan) pada jam 2 pagi hari Sabtu 6/7. Mereka menawarkan agar presiden mau mundur dan memaksanya untuk mengambil pilihan ini. Presiden tidak  mau dan bersikeras tidak menanggapinya.
Lalu mereka menawarkan bagaimana jika Presiden Mursi kembali kejabatannya, dengan jaminan Baradei menjadi Perdana Mentri yang memiliki kebijakan penuh dalam urusan politik dan ekonomi dan presiden tidak boleh ikut campur. Presiden juga tidak boleh ikut campur dalam urusan militer, baik urusan administrasi maupun persenjataannya.
Presiden tersenyum sambil berkata, "Semoga Allah meridai kalian. Kalian sudah menghabiskan waktu saya untuk Qiyamullail."  Ucapan ini membuat Letjend Sidki Subhi marah dan berang di hadapan presiden. Dia berkata, "Demi Allah, kami akan bunuh kalian satu-persatu hingga menjadi kolam darah. Dan Anda tidak akan kembali menjadi presiden kecuali setelah melangkahi mayat kami.  Masa depan Anda dan Jamaah Anda bisa Anda bayangkan sebentar lagi!"
Kejadian Ketiga
Pertemuan As-Sisi dan seluruh kepala staf pada jam 7 pagi dan membahas hasil laporan dari Intelejen Perang yang mengakui bahwa keadaan semakin rumit di setiap markas angkatan bersenjata. Ada perasaan kesal dan kecewa yang dirasakan setiap individu tentara. Kepala Staf Teritorial 3 Letnan Jenderal Usamah Askar menyela dan mengkritik kebijakan As-Sisi  dan tindakannya yang  terburu-buru. Hal ini membuat As-Sisi meninggikan suaranya dan berang kepada semua yang hadir dan mengatakan bahwa keputusan yang diambilnya adalah hasil kesepakatan semua kepala staf. Suasana semakin memanas dan suara yang tinggi bersahut-sahutan,  tanpa lagi memperhatikan pangkat militer dan  posisi panglima. Rapat ini berakhir tanpa hasil kongkrit.
Kejadian Keempat
Sabtu 6/7 jam 12:00 siang.
As-Sisi bertemu  dengan Letjend Sidki dan Letjend Ahmad Abu Dahab (Direktur Urusan Moral) membahas masukan-masukan dari Intelejen Perang dan kembali menyusun kartu. Terkhusus masalah media, terkait kebijakan penggalangan massa penyeimbang gerakan Islam pada hari Ahad besok. Dan akan fokus di media untuk mengangkat isu pengkhianatan Ikhwan serta gerakan Islam lainnya, juga memberi label "teroris,” membuka file-file sejarah kelam ikhwan di media, berkoordinasi di lapangan dengan Kementian Dalam Negeri untuk menciptakan tindakan anarkis, tempat-tempatnya, pelaksanaan tekhnisnya, dan pengambilan gambarnya.
Kejadian Kelima
Hari Ahad 7/7 jam 17:00 sore. Intelejen Perang memberikan warning kepada Jenderal As-Sisi bahwa massa Ikhwan bertambah banyak dan mereka mendapatkan simpati dari rakyat.  Pertambahan jumlah massa ini dalam perhitungan mereka antara 750 ribu sampai 900 ribu massa yang berkumpul di lapangan-lapangan terbuka. Dan hari ini jumlah massa diperkirakan mencapai 1 juta setengah manusia. Media-media asing menekan pemerintah mereka karena tidak sepakat dengan kebijakan kudeta. Dan yang lebih bahaya menurut laporan ini adalah: didapatinya hubungan telpon antara beberapa perwira berpangkat Brigadir Jenderal ('Amiid) dan Kepala Urusan Tekhnik Militer Mayor Jendral Tahir Abdullah yang membicarakan pentingnya bagi lembaga militer mengambil keputusan secepat mungkin dan keluar dari krisis ini dengan membayar berapapun harganya.
Kejadian Keenam
Hari Ahad jam 22:00 malam.
Mayor jendral Syahin menghubungi Muhammad Badi' (mursyid IM) dan mengajak beliau untuk berunding dengan militer. Hal ini ditolak oleh Muhammad Badi' dengan berkata, "Saya tidak akan bernegosiasi dengan seorang pun. Bersama kalian ada presiden saya dan presiden kalian. Negosiasilah dengan tuan presiden".
Kejadian Ketujuh
Ahad 00:00 –Senin (8/7) pagi.
Letnan Jenderal Sidki Subhi pergi menemui presiden Mursi dan menyampaikan bahwa jumlah yang gugur syahid dari anggota jamaah ikhwan sudah melewati ratusan di beberapa propinsi Mesir karena ulah preman dan polisi. Dan militer belum ikut campur.
Letjend Subhi mengatakan, "Jika Anda terus bersikeras maka kami akan menyembelih kalian semuanya dan masalah akan bertambah runyam. Dan kita tidak akan bisa keluar dari krisis ini setelah hari ini. Anda memilih; merekam pengunduran diri Anda atau kembali menjadi presiden dengan syarat yang telah kami sebutkan sebelumnya. Atau Anda memilih darah Anda dan darah pendukung Anda?"
Mursi berkata:
"Jika saya menerima tawaran ini setelah gugurnya para syahid tersebut, maka saya telah mengkhianati mereka. Saya telah mengkhianati darah mereka. Saya telah mengkhianati sumpah saya di hadapan Allah dan di hadapan rakyat. Jika saya menerima tawaran ini sekarang maka tidak ada masa depan bagi negeri saya di bawah kendali kalian. Kalian bunuh saya, demi Allah, itu lebih ringan bagi saya".
Kejadian Kedelapan
Hari Senin, jam 02:00 pagi
Jenderal As-Sisi mengadakan rapat tertutup dengan panglima Garda Republik dan Kepala Operasi Militer Mayor Jenderal Muhsin Syadzili. Mereka sepakat untuk membuat skenario kejadian berdarah, yang membuat efek semua pihak mau kembali bernegosiasi dan menerima tawaran untuk berdialog.
-----
Dan sangat sayang, kami tidak mengetahui jenis operasi dan bentuknya, hingga terjadi kejadian berdarah pembantaian di depan kantor Garda Republik Senin pukul 03:30 pagi.

(Disarikan dari egyptwindow.net)

READ MORE ... Monggo di-Klik

Surat untuk sang Pengkhianat! Pengkhianatan Hizb an-Nuur

 

Dengan penunjukan sang ambisius tokoh sekuler Mohamed elBaradei sebagai Prime Minister baru, partai pengkhianat Hizb an-Nuur yang mengkhianati ummat Islam Mesir ini kini justru gantian merasa dikhianati. Jabatan tersebut sebelumnya dipegang oleh teknokrat pilihan Presiden Mesir, yakni Hisham Qandhil yang ditunjuk oleh presiden Muhammad Mursi Juli 2012 lalu.

Ditunjuknya tokoh liberal dan sekulerMohamed el-Baradei menjadi Perdana Menteri Mesir juga mendapat penolakan dari faksi Islam terbesar kedua tersebut. Partai Islam an-Nour menegaskan penunjukkan itu tidak sesuai dengan rulemap bersama antar sesama oposisi.

''Penunjukkan el-Baradei tidak sesuai dengan kesepakatan antara oposisidan militer,'' kata Wakil Pimipinan Partai an-Nour Ahmed Khalil, seperti dikutip al-Ahram dan dilansir al-Arabiyah, Ahad (7/7).

Khalil menegaskan agar el-Baradei menolak jabatan tersebut.Khalilmengancam akan menarik diri dari kekuatan politik sementara, jika el-Baradei tetap menjabat sebagai perdana menteri.

Peran pengkhianatan partai an-Nuur ini pun oleh ulama yang dihormati di kalangan mereka disamakan dengan pengkhianatan kaum khawarij yang memberontak terhadap kekhalifahan ketiga Utsman bin Affan di Madinah.

Surat Syeikh Abdurrahman bin Abdul Khaliq untuk sang Pengkhianat

Minggu, 07 Juli 2013

Surat untuk Dr. Yasir Barhami dan partainya (Annour)
Dari Syeikh Abdurrahman bin Abdul Khaliq Alyusuf*
Kalian telah mengkhianati amanat melanggar janji dan memimpin/ mengambil bagian besar dalam penurunan Presiden yg telah kalian baiat, dan diridhoi oleh mayoritas umat Mesir. Kalian mendukung musuh-mush umat, dan menyobek undang-undang yang kamu adalah salah seorang penulisnya dan disetujui jumhur/kebanyakam umat Mesir.
Aku tidak melihat permisalan antara kalian dan presiden yang kalian khianati dan kalian copot kecuali seperti yang terjadi antara Utsman bin Affan RA dan orang-orang yg telah memberontak kepadanya.
Utsman bin Affan adalah khalifah pertama yang dipilih dengan referendum seluruh muslimin yang dilakukan oleh Abdurrahman bin Auf RA, sampai beliau berkata setelah menanyai pendapat semua laki-laki dan perempuan di Madinah bahkan pemudi-pemudi belia: "Aku melihat kebanyakan orang tidak ada yg berpaling dari Utsman seorangpun".
Mursi adalah presiden terpilih pertama dalam sejarah Mesir dan sudah dibaiat oleh kebanyakan penduduk mesir dengan hati dan tangan mereka.. kalian dan partai kalian juga termasuk dari mereka.
Utsman RA adalah seorang Hafidz Quran, ahli puasa, ahli qiyam, dan kami mengira Mursi juga seperti itu.
Utsman.. para pemberontak menyuruhnya menyerah dan turun tetapi dia menolak dan menunggu kematian, dan dia telah bermimpi ketika sedang dikepung Rasulullah berkata kepadanya: "Sesungguhnya Allah telah memakaikanmu baju, maka bila mereka ingin kamu melepaskannya jangan turuti mereka".
Begitu juga Mursi, para pemberontak ingin dia turun sukarela dan melepaskan baju kepresidenan yg telah dipakaikan oleh rakyat Mesir, tetapi dia menolak permintaan para pemberontak.
Dan memang tidak sepatutnya dia turun sukarela karena bila dia melalukan hal itu tanpa merujuk kepada orang-orang yang telah membaiatinya maka dia telah mengkhianati mereka.
Sedang kalian.. tidak ada permisalan bagi kalian dalam sejarah kecuali dengan para pemberontak khawarij yg telah memberontak kepada Utsman RA tanpa menghiraukan perjanjian mereka dan kehormatan Utsman, dan mengikuti perintah Ibnu Saba.
Dan ketahuilah bahwa darah yg akan tertumpah dan kehormatan/ larangan yg akan dilangar disebabkan pelanggaran janji kalian dan pengkhianatan amanat kalian, akan menjadi tanggung jawab kalian, karena kaluan yg memimpin/ mengambil peran besar dalam hal ini, dan kalian telah berusaha untuk hal itu dengan terang2an atau sembunyi2.
Bila engkau berbangga bahwa engkau telah membuat roadmap (mesir), ketahuilah bahwa para pencuri kekuasaan yang telah menelikung keinginan rakyat tidak akan mungkin menjadi orang2 yang adil dan saksi bagi Allah meskipun atas diri mereka sendiri.
Dan kalian telah melakukan hal itu, supaya orang2 melepaskan baju Salafi (dr pandangan mereka) yang telah lama kalian pakai tanpa hak dan dgn kebohongan. Dan menjadikan kalian golongan orang2 yang membangkang kepada penguasan tanpa hak.
Dan ketahuilah bahwa kamu tidak akan menjadi pengganti Mursi meskipun mereka telah mengiming imingimu hal itu karena sesungguhnya Allah tidak merestui tipu daya orang orang yg berkhianat.
*Ditulis oleh: Abdurrahman Abdul Khaliq Alyusuf
(Beliau adalah ulama yg sangat dihormati salafy -red)
26 Syaban 1434
4 Juli 2013

READ MORE ... Monggo di-Klik

Ketika Tempo melakukan Distorsi pemberitaan tentang Mursi

Media seharusnya mengawal dan memberitakan demokrasi secara berimbang, Namun bagaimana jika media telah menciderai nilai-nilai jurnalistik dengan penulisan distorsi pemberitaan pemenang proses demokrasi karena orientasi politik, uang, kepentingan dan ideologi berbeda?  Berikut ini ulasan berita dari Tempo.co yang telah memelintir dari sumber beritanya The Guardian karena tidak fair dan tidak suka dengan arus politik Islam

Ganjar Widiyoga
(calon doktor Hubungan Internasional di Inggris)

Media menjadi salah satu pilar demokrasi bukan tanpa alasan. Media diperlukan untuk mengontrol perilaku eksekutif, legislatif dan yudikatif. Media diharapkan membuka borok penyelenggara negara dan mengapresiasi prestasi mereka. Informasi yang muncul dari media menjadi dasar masyarakat untuk memberikan suara mereka pada partai politik dan kandidat yang mereka pandang berprestasi dan memperjuangkan aspirasi.

Namun di Mesir, media justru menjadi perpanjangan tangan aktor politik. Media yang banyak dimiliki oleh kroni Mubarak ini secara beruntun menyajikan berita dan informasi yang anti-Mursi dan tanpa sungkan menyajikan nara sumber yang berat sebelah. Penelitian Dr. Muhammad Elmasry, Asisten Profesor Komunikasi Publik di American University in Cairo (bisa dibuka di Jadalliya) menjelaskan bagaimana berat sebelahnya media di Mesir. Media pro-Mursi berusaha mengimbangi, namun pengalaman media-media pro-Mursi kalah jauh dibandingkan dengan media-media anti-Mursi. Satu-satunya media besar yang netral adalah Al Jazeera Mesir. Karena itulah, setelah militer mengambil alih kekuasaan, militer menutup media-media pro-Mursi dan Al Jazeera Mesir, menyegel kantor dan  menangkapi para wartawan, termasuk wartawan Al Jazeera Mesir.

Perilaku media ini patut disayangkan. Agaknya memang sulit menempatkan diri sebagai penjaga demokrasi. Bahkan media di Indonesia pun seringkali menghadirkan berita yang tidak berimbang. Kasus terbaru adalah berita diturunkan oleh satu media nasional, menyebutkan 'Empat Alasan Mursi Ditumbangkan' (bisa dilihat tempo.co). Sadar atau tidak, artikel ini memelintir berita dan menumbuhkan citra buruk bagi Presiden Mursi.

Artikel ini sejatinya merujuk pada artikel di Guardian (bisa dilihat di Guardian). Namun, judul asli di Guardian adalah “"Mohammed Morsi: the Egyptian Opposition Charge Sheet". Jika dibahasaindonesiakan, artikel Guardian tersebut lebih pas mendapatkan judul "Tuduhan Oposisi pada Mursi". Tuduhan, bukan fakta.

Inilah pelintiran pertama yang terjadi. Bisa jadi, ada khilaf dalam proses penerjemahan. Namun mencermati isi artikel di media Indonesia tersebut, nampak jelas memang artikel itu ingin membangun opini bahwa Mursi layak digulingkan.

Pelintiran kedua terjadi dalam proses penerjemahan isi. Artikel di Guardian memberitakan secara berimbang apa yang menjadi tuntutan oposisi dan bagaimana alasan pendukung Mursi. Secara mandiri, artikel yang diterjemahkan ini bisa jadi memberikan porsi yang lebih banyak pada tuntutan oposisi. Namun meletakkan dalam konteks rangkaian berita Guardian secara lebih komprehensif, kita dapat melihat bahwa Guardian sangat berhati-hati dalam menjaga obyektivitas dan keseimbangan pemberitaannya. Maka, menjadi lucu saat artikel media di Indonesia tersebut tidak menerjemahkan beberapa poin di Guardian, poin-poin yang dapat menjadi penyeimbang tuduhan tersebut.

Terkait tuntutan oposisi sendiri, ada banyak analis internasional yang membantahnya. Richard Falk, seorang cendekiawan ternama hubungan internasional menulis opini khusus tentang Mursi (aljazeera.com). Inti dari pendapat Falk adalah, Mesir pasca-Mubarak dalam kondisi yang carut-marut. Negarawan sekelas Nelson Mandela saja mungkin akan mengalami kesulitan mengelolanya. Apalagi Mursi, yang masih hijau di dunia pemerintahan dan baru satu tahun menjabat?

Secara lebih detail, saya akan membahas tuduhan oposisi terhadap Mursi yang dimuat oleh artikel di media nasional di atas.

1. Dominasi Ikhwan di Pemerintahan

Dominasi Ikhwan di Pemerintahan adalah tuduhan terlucu yang dapat dilontarkan pihak oposisi. Dalam pemerintahan demokratis, wajar jika pemenang pemilu menguasai pemerintahan. Partai Kebebasan dan Keadilan memenangkan pemilu dengan suara 40%. Wajar jika kemudian mereka memiliki anggota dewan terbanyak dan menjadi mayoritas di parlemen. Itupun, Mursi menahan diri dengan hanya mengangkat tiga orang menteri dari Ikhwan (kemudian belakangan menambah dua orang lagi, menjadi lima orang). Menteri-menteri lain diangkat dari kalangan professional non-partisan.

Mempermasalahkan ini sama saja dengan mempermasalahkan kenapa jumlah anggota DPR-RI dari Partai Demokrat lebih banyak dari partai-partai lain, atau kenapa jumlah menteri Partai Demokrat lebih banyak daripada jumlah menteri dari PDIP. Lucu dan tidak masuk akal.

Terlebih, berkali-kali Mursi mengajak pihak oposisi untuk bekerja sama dalam menyusun konstitusi dan menjalankan pemerintahan, namun oposisi menolak. Penolakan pihak oposisi merupakan hak mereka. Namun menggelikan jika mereka di satu sisi menolak tawaran Mursi, di sisi lain mengeluh karena tidak terlibat dalam pemerintahan.

2. Ekonomi memburuk

Buruknya ekonomi Mesir merupakan warisan Mubarak. Birokrasi di masa Mubarak adalah birokrasi yang korup, dan birokrasi ini masih bertahan di masa Mursi. Mursi sudah berupaya melakukan reformasi birokrasi, namun upaya ini juga harus dilakukan dengan hati-hati. Salah-salah, upaya reformasi birokrasi yang terlalu agresif akan memperkuat tuduhan oposisi bahwa Mursi berupaya menyingkirkan lawan politik dan melakukan IM-isasi pemerintah.

Berkaca dari pengalaman Indonesia, pemberantasan korupsi dan reformasi birokrasi adalah proses panjang yang mustahil diselesaikan dalam satu tahun. Tidak tepat jika kemudian melimpahkan seluruh kesalahan itu pada presiden berikutnya jika sumber kesalahan berada pada pemerintahan lama. Ini sama saja dengan menyalahkan. Artikel Guardian berikut menyajikan analisis singkat tentang kondisi Mesir dan apa yang sudah Mursi lakukan (bisa dilihat di guardian.co.uk).

3. Pelanggaran HAM

Polisi Mesir adalah polisi yang terkenal paling kejam dan melanggar HAM. Mereka terlatih dan dibiarkan melakukan itu sejak zaman Nasser. Bahkan tidak terhitung berapa anggota Ikhwan yang meninggal akibat siksaan polisi. Saat Mursi memerintah, polisi masih polisi lama. Banyak tindakan mereka yang tidak dapat dikontrol Mursi.

Serangan ke Gereja Koptik memang terjadi, tapi pelakunya tidak jelas. Polisi tidak dapat (tidak mau?) mengusut kasus ini. Saat itu pemuda Ikhwan sempat menawarkan untuk membantu menjaga gereja-gereja (english.ahram.org), namun mereka tidak dapat mencegah kekerasan yang meluas karena memang itu kewajiban polisi.

Intinya, kekerasan BUKAN karena instruksi Mursi/pemerintahnya. Pelakunya belum teridentifikasi dan polisi yang mewarisi budaya lama kesulitan (enggan?) mengusutnya.

4. Dekrit Presiden

Ini dilakukan Mursi karena banyak antek Mubarak di pengadilan (reuters.com, arabnews.com) dan MK mencoba menggulingkan Mursi dengan berbagai tuduhan (guardian.co.uk). Karena itu, Mursi membuat dekrit dengan menyatakan Presiden tidak dapat diturunkan oleh pengadilan (edition.cnn.com).

Kalau mau dinilai otoriter, bisa juga dekrit ini dipandang demikian. Menurut saya, ini satu-satunya alasan yang "layak" untuk mendemo Mursi. Terlepas dari kondisi yang pelik di Mesir, memang secara teori politik kurang pas untuk membuat dekrit demikian. (pm)

*http://www.nabawia.com/read/422/ketika-media-memelintir-mursi—lagi

[source]

READ MORE ... Monggo di-Klik

"Ikhwanul Muslimin Bangga Dikalahkan Militer, Bukan Kalah di Kotak Suara"

 

Breaking News,  telah terjadi kudeta milter terhadap pemerintahan sah di Mesir.  HARI INI Rabu malam waktu Mesir (3/7/2013), MILITER MESIR melakukan kudeta mengusir Presiden sah hasil pemilihan umum demokratis -Mohamed Morsi - dari kursi kepresidenannya.

DEMOKRASI UNTUK SIAPA?

Demokrasi ternyata hanya untuk menjaga hegemoni Barat untuk seluruh dunia, jika hasil proses demokrasi dimenangkan oleh kekuatan yang tidak bersahabat, maka kekuatan Barat akan selalu mengganggu dan mencoba menggulingkannya. Paradigma ini dengan sangat jelas diungkapkan oleh bekas ketua parlemen Israel.

Tapi MP Tzahi Hanegbi, orang dekat Netanyahu, menyambut gembira penyingkiran Mursi, presiden pertama, terpilih secara demokratis di Mesir yang berasal dari Ikhwanul Muslimin.

“Kepentingan yang jelas bagi Israel adalah Mesir tetap stabil, yang memihak Barat dan Amerika Serikat, dan bahwa ia tidak membiarkan dirinya terbawa oleh gelombang ekstremisme religius,” kata Hanegbi, mantan kepala Knesset (Parlemen Israel) komisi pertahanan dan urusan luar negeri.

Barat yang selama ini berkoar-koar menceramahi dunia Arab tentang demokrasi. "Apakah karena kekuatan Islam yang berkuasa, sehingga mereka diam bahkan mendukung aksi kudeta tersebut?" Tanyanya.

Jelas sudah, bahwa AS dan Uni Eropa hanya mengakui Demokrasi untuk kekuatan liberal dan sekuler, serta kekuatan-kekuatan yang mengikuti prinsip dan kepentingan mereka. Berita di New York Times menyatakan bahwa tokoh oposisi Mesir Mohammed Baradei, telah meminta dukungan kepada Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, dan Kepala Uni Eropa Urusan Luar Negeri, Catherine Ashton, untuk mendukung aksi kudeta tersebut.

“Selama tahun Mursi dalam kekuasaan, kami melihat perkembangan  mengkhawatirkan, dan itulah sebabnya kembali ke keunggulan tentara dan otoritas sekuler (untuk) mampu menjamin stabilitas negara adalah berita baik bagi Israel,” kata Abdul Bari Atwan, seorang wartawan terkemuka dan Editor Al-Quds Al-Arabi -kantor berita yang berbasis di London. Dalam wawancara sebuah wawancara televisi hari Jumat lalu (5/7).

Statemen resmi Presiden Mursi pasca kudeta militer

Presiden Republik Arab Mesir : “Saya menyaksikan bahwa Revolusi ini telah dirampas dari kita.” Prsiden Mursi juga mengatakan dia juga akan mempertaruhkan jiwanya untuk mempertahankan konstitusi” Semoga Allah SWT melindungi Anda … Yaaa Ikhwaan!!

Sebagai wujud kecintaannya pada rakyat Mesir, Dr. Mursi menyempatkan diri menyampaikan beberapa pesan dan tanggapan terkait keputusan militer. Berikut adalah ringkasan tanggapan Presiden Mursi:

1. Saya adalah Presiden yang sah dan resmi, dipilih langsung oleh rakyat pra/pasca pernyataan Militer

2. Ini adalah upaya kudeta. Tapi saya tetap menghimbau agar stabilitas keamanan negara tetap dijaga

3. Saya menghimbau kepada semua agar tidak bertikai dan menumpahkan darah sesama

4. Revolusi kita (25 Januari) telah dicuri oleh rezim lama dan oposisi

5. Beberapa langkah telah ditawarkan untuk melengkapi tujuan revolusi di antaranya Pileg Jurdil, Dialog dll. Tapi ditolak

6. Ini adalah upaya untuk mencuri Revolusi kita yang murni (25 Januari) agar kita balik ke awal dan mengabaikan semua capaian2

7. Saya katakan harus segera dilaksanakan Pemilu Legislatif yang jujur dan adil dengan pengawasan Militer dan Kemendagri

8. Revolusi 25 Januari itu keinginan rakyat, bagaimana bisa keinginan tersebut dilupakan hanya dalam waktu 1 tahun?

9. Saya tidak akan menyerahkan legitimasi ini kepada legitimasi baru. Karena itu bahaya

10. Jika ini dibiarkan, UU akan selalu dilanggar. Tiap bulan akan ada UU baru menghapus yang lama demi kepentingan sepihak

11. Kita semua mencintai Mesir. Saya katakan sekali lagi, tidak ada pengganti bagi UU yang sah

12. Saya akui adanya penolakan besar, tapi saya juga melihat adanya dukungan yang tidak kalah besar bagi legitimasi UU

Demikian ringkasan tanggapan Presiden Mursi pasca keluarnya pernyataan Militer Mesir

Sumber:
http://www.dakwatuna.com/2013/07/04/36175/12-pesan-presiden-mesir-muhammad-mursi-setelah-di-kudeta-militer/#ixzz2Y3D5rvSE

"IM Bangga Dikalahkan Militer, Bukan Kalah Dalam Kotak Suara"

by @herricahyadi :
Sekularis-liberal yg munafik! Begitu gambaran mereka di Mesir. Ga siap berdemokrasi, Mesir pun mundur seribu langkah.. Poor #Egypt
Amerika mendiamkan kudeta militer, pdhl produk demokrasi diimpor lgsg oleh mrk. Mrk paham betul bhw keterlibatan militer adlh haram.
Skrg mrk meninggalkan #Egypt begitu sj stlh negeri itu poranda. Mrk mengevakuasi slrh staf kedubes di Kairo. Kelakuan "panglima" demokrasi..
Tidak hanya pejabat yg berasal dr Ikhwan, tapi militer jg menangkap petinggi tv #Egpyt yg pro #Morsi. Demokrasi yg mati..
Fyi, polisi dan militer jg menghentikan siaran + liputan Aljazeera Mesir, serta menahan seluruh jurnalis di dalamnya..
Si #anonymous, yg berhaluan kiri-liberal, yg srg mengkampanyekan "kebebasan", diam tak bicara thdp tragedi kudeta militer..
Raja Saudi mengucapkan selamat kpd presiden interim #Egypt yg baru. Dodol.
Fyi, Paus Kristen Koptik "memberkati" kudeta militer di Mesir. Mulai nampak wajah sesungguhnya..
Ikhwanul Muslimin mengatakan adalah sebuah kehormatan jika mrk dikudeta oleh militer. Sebab, demokrasi hny bs disingkirkan oleh tangan besi.
Ikhwanul Muslimin bangga bahwa mereka dikalahkan oleh militer, bukan kalah dalam kotak suara.. | Aku padamu, yaa Ikhwah! #SaveEgypt
Para sekularis-liberalis itu tak tahu malu ya? Kalah berdemokrasi, bangga dg kudeta militer. Bilang, "Rakyat & tentara bersatu". Hipokrit.
Sekularis-liberalis-leftist merayakan kudeta di Tahrir Square. Selamat, kalian menang di lapangan, bkn kotak suara!
Presiden #Morsi menghimbau kpd slrh rakyat & militer #Egypt agar mempertahankan konstitusi dan demokrasi, bukan dg kudeta militer..
Ratusan ribu pendukung #Morsi mulai berkumpul. Foto terbaru dr AA.

Sedih sekali kita hari ini, di saat demokrasi yg dipaksakan itu kita gunakan, lalu menang; kita dipaksa pula utk mundur..
Menurut riset PEW, mayoritas rakyat Mesir (58%) scr strik menginginkan Islam jd konstitusi, smntr 28% menilai Islam hrs ada, tp ga strik..
Hanya 11% yg mengatakan Al-Quran atau konstitusi Islam tdk boleh mempengaruhi konstitusi Mesir. 11% ini = sekularis, liberalis, leftist.
Fyi, #Morsi skrg menjadi tahanan rumah. Beliau diputus dr semua akses; komunikasi bhkn interaksi. Yg menangkap Paspampres Mesir..
Pengawal kepresidenan #Morsi jg ikut ditahan. Pimpinan #FJP & deputinya juga ditahan. Itu dr sekian ratus nama dlm list penahanan (jubir IM)
Ya, kalau mau dilihat watak liberal disini: tak jauh beda dari sentimen mrk thdp #Morsi, IM, #FJP, PKS, dll. Asal bukan Islam: semua HALAL!
Liberal berargumen: militer yg kudeta atas kehendak rakyat bukanlah "kudeta militer". Oh? Heloooo???
Bukankah sebuah kelucuan yg sangat, memaksa partai politik terbesar di Mesir utk tdk lagi ikut pemilu dan menang?
Sekarang, pro-demokrasi yg sesungguhnya akan berjuang melawan dominasi militer. Di saat liberal-sekuler bangga kembali ke era Mubarak..
@BarackObama bilang: "Segera kembalikan kekuasaan ke Rakyat Mesir!" | Maksudnya, ke 51.7% rakyat Mesir yg memilih #Morsi?
Breaking News: protes pendukung #Morsi di Rabaa mendapatkan "tanggapan" tembakan senjata dr militer, sekarang.. (Jubir IM)
Breaking News: #Rabaa, lokasi pusat pendukung #Morsi sdg diserang gas air mata, byk tembakan peluru, smtr mrk sdg siap-siap shalat..
Fyi, alasan mengapa Aljazeera Mesir diserang militer kr terlihat simpati thdp Ikhwanul Muslimin. Sama halnya Aljazeera dg AKP dan Hamas..
Utk diingat: sewaktu revolusi Mesir, kedubes Israel diserang & diduduki. Skrg Israel senang, kr musuh besar mrk diserang oleh bangsanya sdr.
Fyi, korban tewas akibat kudeta militer dan aksi anarki kelompok anti demokrasi Mesir menjadi 14 orang.. #SaveEgypt
Fyi, sekitar 300an pimpinan Ikhwan menjadi target penangkapan militer.. | Ini bukan lg kudeta thdp pemerintahan, tp ini kudeta gerakan!
Militer tak brbuat byk swaktu massa perusuh antidemokrasi mghancurkan markas IM, tp mrk beringas thdp pro #Morsi, bhkn saat mrk mau shalat..
Kita hrs belajar bhw jk suatu hari nnt jd SATU BESAR, hrs siap menerima kenyataan bahwa kaum liberal bisa mjd ekstremis anti demokrasi. *off

***

by @rmzulkipli :
Bung Karno dulu dikudeta Tentara dg pra-aksi demo besar2an, modusnya dengan "seakan" mandatnya dikembalikan ke MPRS, mirip MK (Mahkamah Konstitusi) di Mesir ini..
Pemilu yang demokratis itu people power yang sejati.. tentara dan kerumunan massa disebut people power? Ini mah pola umum kudeta :)
Biasa, kalau Tentara kudeta, selain tangkap lawan politiknya, mereka kemudian memberangus kebebasan pers. Jangan kaget Aljazerah disikat :)
Yang kaget itu, ada orang-orang yang selama ini susah payah mencitrakan dirinya demokratis.. tahu-tahu ngedukung tentara kudeta hahaha
Lagi, bersyukur tinggal di Indonesia. Tentara kita sudah sadar, Double Minoritas spt Harry Tanoe bisa kuasai media & Nyawapres. Demokrasi :)
Coba keliling dunia, ktm? double minoritas spt Harry Tanoe bisa monopoli sumber daya alam terbatas (frek tv) & Nyawapres pula. Demokrasi :)
Cuma, yang ribut2 di Indonesia belum toleran, kurang demokrasi selama ini.. eh malah ngedukung mliter kudeta di mesir. Ini lucu.. :)
Baru satu tahun, tentara yang puluhan tahun jadi tirani bersama mubarak.. didukung mengkudeta hasil pemilu. MK? Ingat MPRS? :D

***

by @ridlwanjogja :
Doa ku untuk saudara saudara di bumi Mesir yang diberkahi, sungguh Allah sayang kalian
Kalau disini cuma diserang pakai fitnah, belum apa-apa. Lihat di Mesir, menang demokratis digulingkan militer .
Ada yang bilang itu people power ? People yang mana ? Mau adu banyak ? Ada pemilu bung dan mereka kalah pemilu. Ini kudeta !
Lihat kantor kantor Ikhwan diserang secara masif dan bersenjata. Aktivis dibunuhi. Kudeta itu nggak harus pakai seragam.
Operasi penjatuhan Morsy khas gerakan intelijen. Siapa dibelakangnya ? Dilihat dari negara yang paling diuntungkan jika Morsy jatuh.
Operasi macam ini sudah disusun rapi dan sistematis. Ada agen atau aktor yang siap dengan perannya masing-masing.
Menurutku Ikhwan terlalu sayang dengan Mesir sehingga menahan diri utk tidak melawan. Sementara para agresor nggak pakai hati
Cek misalnya berita pemerkosaan yang marak di lapangan Tahrir. People seperti ini yang akan memimpin Mesir ?
Perkembangan Ikhwan membahayakan kepentingan negara macam AS dan Israel. Jangan difikir mereka tak bergerak. Operation still running
Analis mereka bekerja, operator mereka bekerja. Mencari pendukung, agen, kolaborator, yang siap memberangus Ikhwan di berbagai negara.
Tema serangan disesuaikan, melihat konstelasi opini publik. Di Mesir sampai berdarah-darah, di Indonesia cukup pake Fatonah
Bersiap siagalah. Kebatilan yang terorganisir membahayakan kebaikan yang tercerai berai. Mari bersatu. Solidkan. Rapikan shaff.

***

by @salimafillah :
Kalahnya kebenaran tak berarti ia batal, hanya saja ia lemah. Siapa menjauh kala kebenaran lemah; dia tak diperlukan di saat kebenaran kuat.
Penangkapan & penahanan dimulai.. Ya Allah; jaga Mursy, Khairat Al Syathir, Sa'd Al Katatny, Mahmud Bayumi, Essam El Erian, & rakyat Mesir..
Mursi; pemimpin pertama yang dipilih rakyat dalam ribuan tahun sejarah #Mesir; tak pernah menyensor media yang siang-malam menyerangnya.
Hanya dalam hitungan menit setelah Mursi dijatuhkan; militer menutup 7 kanal Media & menangkapi wartawannya. Selamat datang kembali Tirani!
Confirmed; telah ditangkap Rasyad Al Bayumi {Wakil Mursyid IM}, Essam El Erian {Ketua FJP}, & Al Katatny {Ketua Parlemen}.
Sembilan puluh lima ribu nyawa rakyatnya hilang; tapi Basyar Al Assad dipertahankan. Tak setetes darahpun ditumpahkan Mursi; dia dijatuhkan.
Bahaya besar peristiwa Mesir bagi dunia Arab; kian tipis kepercayaan pada jalan juang damai & moderat. Bandul ekstremisme akan berayun lagi.
Bayangkan fikiran ini; Ikhwan yang di mata harakah lain lembek & kompromis dengan berdemokrasi ujungnya begini. Jalan apa lagi tuk berjuang?
Tapi kita yakin; Ikhwan insyaaLlah mampu bersikap tepat setelah 8 dasawarsa berpengalaman menghadapi tiran dalam besi & api, kurung & bunuh.
Seperti tafakkur para sahabat RasuliLlah saat Perang Ahzab mengguncang & menyesak; kian gelap, kian gulita; adalah tanda fajar segera tiba.

___
"Morsi is an elected leader in a non-democratic country" (@Doylech)
"liberals n secularists obviously believe violence is the only viable method for change. They r the real extremists" #egypt (@Vghandi)

[Source]

READ MORE ... Monggo di-Klik

Berapa lama website saya hadir untuk Anda?

 

Berikut ini video runutan waktu tampil http://website-download.blogspot.com hingga menampilkan Homepage secara utuh.  Kunjungi di Youtube :
http://www.youtube.com/watch?feature=player_detailpage&v=-hjMmgcPPRc

DOWNLOAD

DOWNLOAD

READ MORE ... Monggo di-Klik

Bongkar! Bongkar! BBM DISUBSIDI ADALAH OMONG KOSONG

Percakapan antara Djadjang dan Mamad

Oleh Kwik Kian Gie

Tulisan bulan Maret 2012

Pemerintah berencana tidak membolehkan kendaraan berpelat hitam membeli bensin premium, karena harga Rp. 4.500 per liter jauh di bawah harga pokok pengadaannya. Maka pemerintah rugi besar yang memberatkan APBN.

Apakah benar begitu? Kita ikuti percakapan antara Djadjang dan Mamad. Djadjang (Dj) seorang anak jalanan yang logikanya kuat dan banyak baca. Mamad (M) seorang Doktor yang pandai menghafal.

Dj : Mad, apa benar sih pemerintah mengeluarkan uang tunai yang lebih besar dari harga jualnya untuk setiap liter bensin premium ?

M : Benar, Presiden SBY pernah mengatakan bahwa semakin tinggi harga minyak mentah di pasar internasional, semakin besar uang tunai yang harus dikeluarkan oleh pemerintah untuk mengadakan bensin. Indopos tanggal 3 Juli 2008 mengutip SBY yang berbunyi : “

  • Jika harga minyak USD 150 per barrel, subsidi BBM dan listrik yang harus ditanggung APBN Rp. 320 trilyun. Kalau USD 160, gila lagi. Kita akan keluarkan (subsidi) Rp. 254 trilyun hanya untuk BBM.”

Dj : Jadi apa benar bahwa untuk mengadakan 1 liter bensin premium pemerintah mengeluarkan uang lebih dari Rp. 4.500? Kamu kan doktor Mad, tolong jelaskan perhitungannya bagaimana?

M : Gampang sekali, dengarkan baik-baik. Untuk mempermudah perhitungan buat kamu yang bukan orang sekolahan, kita anggap saja 1 USD = Rp. 10.000 dan harga minyak mentah USD 80 per barrel.

Biaya untuk mengangkat minyak dari perut bumi (lifting) + biaya pengilangan (oil refinery) + biaya transportasi rata-rata ke semua pompa bensin = USD 10 per barrel. 1 barrel = 159 liter. Jadi agar minyak mentah dari perut bumi bisa dijual sebagai bensin premium per liternya dikeluarkan uang sebesar (USD 10 : 159) x Rp. 10.000 = Rp. 628,93 – kita bulatkan menjadi Rp. 630 per liter. Harga minyak mentah USD 80 per barrel. Kalau dijadikan satu liter dalam rupiah, hitungannya adalah : (80 x 10.000) : 159 = Rp. 5.031,45. Kita bulatkan menjadi Rp. 5.000. Maka jumlah seluruhnya kan Rp. 5.000 ditambah Rp. 630 = Rp. 5.630 ? Dijual Rp. 4.500. Jadi rugi sebesar Rp. 1.130 per liter (Rp. 5.630 – Rp. 4.500). Kerugian ini yang harus ditutup oleh pemerintah dengan uang tunai, dan dinamakan subsidi.

Dj : Hitung-hitunganmu aku ngerti, karena pernah diajari ketika di SD dan diulang-ulang terus di SMP dan SMA. Tapi yang aku tak paham mengapa kau menghargai minyak mentah yang milik kita sendiri dengan harga minyak yang ditentukan oleh orang lain?

M : Lalu, harus dihargai dengan harga berapa?

Dj : Sekarang ini, minyak mentahnya kan sudah dihargai dengan harga jual dikurangi dengan harga pokok tunai ? Hitungannya Rp. 4.500 – Rp. 630 = Rp. 3.870 per liter ? Kenapa pemerintah dan kamu tidak terima ? Kenapa harga minyak mentahnya mesti dihargai dengan harga yang Rp. 5.000?

M : Kan tadi sudah dijelaskan bahwa harga minyak mentah di pasar dunia USD 80 per barrel. Kalau dijadikan rupiah dengan kurs 1 USD = Rp. 10.000 jatuhnya kan Rp. 5.000 (setelah dibulatkan ke bawah).

Dj : Kenapa kok harga minyak mentahnya mesti dihargai dengan harga di pasar dunia?

M : Karena undang-undangnya mengatakan demikian. Baca UU no. 22 tahun 2001 pasal 28 ayat 2. Bunyinya :

  • “Harga BBM dan Gas Bumi diserahkan pada mekanisme persaingan usaha yang sehat dan wajar.”

Nah, persaingan usaha dalam bentuk permintaan dan penawaran yang dicatat dan dipadukan dengan rapi di mana lagi kalau tidak di New York Mercantile Exchange atau disingkat NYMEX? Jadi harga yang ditentukan di sanalah yang harus dipakai untuk harga minyak mentah dalam menghitung harga pokok.

Dj : Paham Mad. Tapi itu akal-akalannya corporate asing yang ikut membuat Undang-Undang no. 22 tahun 2001 tersebut.

  • Mengapa bangsa Indonesia yang mempunyai minyak di bawah perut buminya diharuskan membayar harga yang ditentukan oleh NYMEX?

Itulah sebabnya Mahkamah Konstitusi menyatakannya bertentangan dengan konstitusi kita (UUD 1945). Putusannya bernomor 002/PUU-I/2003 yang berbunyi :

  • “Pasal 28 ayat (2) yang berbunyi : “Harga Bahan Bakar Minyak dan Gas Bumi diserahkan pada mekanisme persaingan usaha yang sehat dan wajar DAN Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi BERTENTANGAN dengan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia.”

M : Khan sudah disikapi dengan sebuah Peraturan Pemerintah (PP?

Dj : Memang, tapi PP-nya yang nomor 36 tahun 2004, pasal 27 ayat (1) masih berbunyi :

  • “Harga Bahan Bakar Minyak dan Gas Bumi, kecuali Gas Bumi untuk rumah tangga dan pelanggan kecil, DISERAHKAN PADA MEKANISME PERSAINGAN USAHA YANG WAJAR, SEHAT DAN TRANSPARAN”.

Maka sampai sekarang istilah “SUBSIDI” masih dipakai terus, karena yang diacu adalah harga yang ditentukan oleh NYMEX.

M : Jadi kalau begitu kebijakan yang dinamakan “menghapus subsidi” itu bertentangan dengan UUD kita?

Dj : Betul. Apalagi masih saja dikatakan bahwa subsidi sama dengan uang tunai yang dikeluarkan. Ini bukan hanya melanggar konstitusi, tetapi menyesatkan. Uang tunai yang dikeluarkan untuk minyak mentah tidak ada, karena milik bangsa Indonesia yang terdapat di bawah perut bumi wilayah Republik Indonesia.

Menurut saya jiwa UU no. 22/2001 memaksa bangsa Indonesia terbiasa membayar bensin dengan harga internasional. Kalau sudah begitu, perusahaan asing bisa buka pompa bensin dan dapat untung dari konsumen bensin Indonesia. Maka kita sudah mulai melihat Shell, Petronas, Chevron.

M : Kembali pada harga, kalau tidak ditentukan oleh NYMEX apakah mesti gratis, sehingga yang harus diganti oleh konsumen hanya biaya-biaya tunainya saja yang Rp. 630 per liternya?

Dj : Tidak. Tidak pernah pemerintah memberlakukan itu dan penyusun pasal 33 UUD kita juga tidak pernah berpikir begitu.

Sebelum terbitnya UU nomor 22 tahun 2001 tentang Migas, PEMERINTAH SEBELUMNYA MENENTUKAN HARGA ATAS DASAR KEPATUTAN, DAYA BELI MASYARAKAT DAN NILAI STRATEGISNYA. Sikap dan kebijakan seperti ini yang dianggap sebagai perwujudan dari pasal 33 UUD 1945 yang antara lain berbunyi :

  • ”Barang yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak harus dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat”

Dengan harga Rp. 2.700 untuk premium, harga minyak mentahnya kan tidak dihargai nol, tetapi Rp. 2.070 per liter (Rp. 2.700 – Rp. 630). Tapi pemerintah tidak terima. Harus disamakan dengan harga NYMEX yang ketika itu USD 60, atau sama dengan Rp. 600.000 per barrel-nya atau Rp. 3.774 (Rp. 600.000 : 159) per liternya. Maka ditambah dengan biaya-biaya tunai sebesar Rp. 630 menjadi Rp. 4.404 yang lantas dibulatkan menjadi Rp. 4.500. Karena sekarang harga sudah naik lagi menjadi USD 80 per barrel pemerintah tidak terima lagi, maunya yang menentukan harga adalah NYMEX, si ORANG ASING, bukan bangsa sendiri.

Dalam benaknya, pemerintah maunya dinaikkan sampai ekivalen dengan harga minyak mentah USD 80 per barrel, sehingga harga bensin premium menjadi sekitar Rp. 5.660, yaitu: Harga minyak mentah : USD 80 x 10.000 = Rp. 800.000 per barrel. Per liternya Rp. 800.000 : 159 = Rp. 5.031, ditambah dengan biaya-biaya tunai sebesar Rp. 630 = Rp. 5.660 Karena tidak berani, konsumen dipaksa membeli Pertamax yang komponen harga minyak mentahnya sudah sama dengan NYMEX.

M : Kalau begitu pemerintah kan kelebihan uang tunai banyak sekali, dikurangi dengan yang harus dipakai untuk mengimpor, karena konsumsi sudah lebih besar dibandingkan dengan produksi.

Dj : Memang, tapi rasanya toh masih kelebihan uang tunai yang tidak jelas ke mana perginya. Kaulah Mad yang harus meneliti supaya diangkat menjadi Profesor.

SIMULASI HARGA MINYAK DAN PERSEPSI UNTUNG RUGI

Lihat perbandingan beda pandangan antara pemahaman untung/rugi penjualan minyak antara pemikiran para Ekonom Islam/Rakyat dengan Ekonom Neoliberal yang dipengaruhi Yahudi.

Pengelolaan Sumber Daya Alam dengan EKONOMI ISLAM

Di zaman Nabi ada Yahudi yang menjual air dengan harga tinggi kepada rakyat. Harap diketahui, hingga sekarang harga air di Arab Saudi lebih mahal daripada harga minyak karena air di sana sangat langka. Namun setelah dibeli ummat Islam sumur airnya, Nabi Muhammad SAW membagikannya gratis kepada rakyat. Ini karena rakyat harus bisa mendapatkan kebutuhan hidupnya dengan mudah.

Pengelolaan SDA dan EKONOMI NEO-LIBERAL ala INDONESIA

Perbandingan Persepsi Untung – Rugi antara Ekonomi Rakyat dan Ekonomi Neo-Liberal

Sesungguhnya biaya produksi minyak dari menggali minyak (lifting), kilang (refinery), hingga distribusi ke Pom Bensin menurut Kwik Kian Gie adalah US$ 10/barel. Kita naikan saja menjadi US$ 15/barel (untuk memberi keuntungan bagi pendukung Neo-liberalisme yang mengatakan Subsidi BBM itu ada). Itu sudah termasuk keuntungan yang cukup besar bagi para operator dan distributor.

Jika ragu angkanya bisa lihat data komponen biaya dari website pemerintah AS :
http://www.eia.gov/petroleum/gasdiesel 

Di situ dijelaskan biaya cruel oil (minyak mentah) 72% dari harga jual, pengilangan 12%, Distribusi dan Pemasaran 5%, Pajak 11%.

image

Dengan asumsi  diatas,  rate 1 US$ = Rp 10.000 dan 1 barrel = 159 liter.
Jika harga bensin Rp 4.500/liter, artinya Rp 715.500/barel atau setara US$ 71/barel.

Orang awam memandang saat biaya produksi minyak (lifting, pengilangan dan distribusi pemasaran) US$ 15/barel dan dijual seharga Rp 4500/liter (setara US$ 71/barel) LOGIKA-nya pemerintah UNTUNG, ada INCOME  US$ 56/barel (US$ 71 - US$ 15/barel). Ada selisih positif antara harga jual ke masyarakat dikurangi biaya produksi (tidak ada biaya minyak mentah karena TIDAK IMPORT).

Saat harga minyak Dunia naik jadi US$ 120/barel (lihat tabel kolom 2), kaum NEOLIBERAL mengaggap RUGI sebesar US$ 49/barel (US$ 71 - US$ 120 /barel = minus US$ 49/barel). Dengan cara hitung yang sama, saat minyak dunia naik menjadi US$ 400/barel akan tetap dianggap RUGI, bahkan semakin  besar US$ 329/barel (LIHAT TABEL).

Padahal sebenarnya tetap UNTUNG karena produksi lifting 930.000 bph (barel pe hari) dan konsumsi dalam negeri hanya 723 ribu bph (42 juta kilo liter/tahun), ada SUPLUS PRODUKSI untuk EKSPORT dan menikmati kenaikan harga minyak dunia.

image

Jadi, perbedaan CUMA pada konsep pemikiran diantara ekonom kerakyatan (yang Islami) dibanding persepsi ekonom Neo-liberal yang memihak MNC minyak asing.

Meski untung, mereka tetap bilang rugi.

Padahal minyak adalah milik bersama rakyat Indonesia. Bukan milik perusahaan asing atau pemerintah Indonesia. Jadi tidak pantas dijual dengan harga “Internasional” ke rakyat Indonesia.

Jika pun “benar” Pemerintah rugi, bisa jadi PERTAMINA dipaksa membeli minyak Indonesia yang 90% dikelola oleh MNC minyak AS seperti Chevron dan Exxon dengan harga New York. Jika begitu, solusinya adalah Nasionalisasi. Cina dan Norwegia mengelola minyak mereka dengan BUMN mereka sendiri. Arab Saudi, Iran, dan Venezuela juga sudah nasionalisasi perusahaan minyak asing yang dulu memonopoli minyak mereka. Sekarang mereka makmur karena penerimaannya bertambah karena tidak dibohongi oleh perusahaan minyak asing.

http://infoindonesia.wordpress.com/2009/06/30/selama-kekayaan-alam-dirampok-asing-indonesia-akan-terus-miskin/

Terimakasih Pak Kwiek Kian Gie, Anda telah memberi pencerahan untuk kami.

Kekayaan Minyak itu suatu kutukan atau berkah bagi Indonesia?

Ideologi keserakahan saat ini mempengaruhi kebijakan ekonomi kita, pembangunan hanya untuk mengejar pertumbuhan ekonomi – terlalu berorientasi dan hanya melihat sisi materialism, seperti simbol mata satu dewa Horus, sama ada seperti mata satu dajjal laknatullah. Kerakusan eksploitasi Sumber Daya Alam tidak menyisakan rasa syukur.

Dalam hal fluktuasi harga minyak dunia, seolah tidak ada keberkahan di dalamnya. Ketika harga minyak turun, pemerintah mengeluh karena pendapatan sektor Migas berkurang. Ketika NYMEX di New York Amerika mengumumkan kenaikan harga minyak dunia, pemerintah sangat reaktif dan teriak mengusulkan kenaikan harga BBM dalam negeri disertai usulan “SUBSIDI” palsu baru, yang menurut pengamat ekonomi Ichsanuddin Nursyi, alokasi dana kompensasi BBM berasal dari pinjaman luar negeri, dari Asia Development Bank (ADB) dan International Monetary Fund (IMF). 

Subsidi palsu ini juga diakui senior saya saat kuliah di FE UGM pertengahan tahun 1980-an, Anggito Abimanyu dan menjadi asisten dosen pak Budiono (Wapres kita) pada mata kuliah Ekonomi Indonesia. Dia salah satu fundamentalis Neo-Liberal Indonesia yang selalu bersikeras menaikkan harga BBM dengan alasan “mengurangi beban subsidi BBM.“ Mas Anggito mengakui bahwa selama ini (sebenarnya) TIDAK PERNAH ADA SUBSIDI DALAM BBM. “Masih ada surplus penerimaan BBM dibanding biaya yang dikeluarkan,” katanya dalam acara talkshow di TVOne hari Senin (13/03/2012), terkait rencana kenaikan harga BBM akibat naiknya harga minyak dunia.

Anggito menjadi salah satu narasumber bersama Kwik Kian Gie dan Wamen ESDM. Mungkin Anggito tidak akan pernah memberikan pengakuan seperti itu kalau saja tidak karena ada Kwik Kian Gie yang telah lama menyampaikan pendapatnya bahwa isu “subsidi” adalah pembohongan publik, dan pendapat itu diulangi lagi dalam acara talkshow tersebut di atas. http://muslimdaily.net/opini/opini-17/anggito-abimanyu-selama-ini-tidak-pernah-ada-subsidi-bbm.html 

Minyak kita adalah kutukan ataukah keberkahan?

Kahhh … kahhh … kahhhhhh. Beruk hanya tertawa terkekeh kekeh … tidak menjawab.    



Tambahan :

Propaganda kebohongan Peak Oil Theory

Sejumlah pakar mengatakan bahwa minyak sebenarnya bukan bahan bakar fosil. Teori bahwa minyak bumi berasal dari sisa fosil biologis zaman dahulu adalah sebuah kebohongan besar dari Illuminati (yang memang sejak awal menguasai bisnis minyak, media, dan institusi pendidikan). Illuminati ingin menggunakan propaganda Peak Oil untuk menaikkan harga minyak dan mengeksekusi rencana depopulasi dunia.

Teori Peak Oil adalah kebohongan massif yang dirancang untuk menciptakan kelangkaan buatan (artifisial) demi mendongkrak harga minyak dunia, juga memberikan negara-negara di seluruh dunia sebuah alasan untuk mengorbankan standar hidup yang telah kita perjuangkan dengan susah payah.

Publisitas menciptakan CFR dan Club of Rome strategy manual sejak 30 tahun lalu mengatakan bahwa pemerintah global perlu mengontrol populasi dunia melalui Neo-Feodalisme dengan menciptakan kelangkaan buatan.

untuk bahasan selanjutnya silahkan klik link artikelnya dibawah ini.

=> http://sinarilahdunia.wordpress.com/2012/03/13/propaganda-peak-oil-ternyata-minyak-bumi-bukan-berasal-dari-fosil/

Related Post : Untuk Apa Punya Minyak? Keberkahan ataukah Kutukan?

READ MORE ... Monggo di-Klik
Word of the Day

Article of the Day

This Day in History
Sanden Yogyakarta Jakarta Slideshow: Yusuf’s trip from Jakarta, Java, Indonesia to Yogyakarta was created by TripAdvisor. See another Yogyakarta slideshow. Create your own stunning slideshow with our free photo slideshow maker.
Free Backlinks Online Users

Google Translate

Add to Google
Translate to 32 LANGUAGES
Jpn
Indonesia

Sayangi Kendaraan Anda
ASURANSI MOBIL SHARIAH
contact :
yusuf.edyempi@yahoo.com
SMS......:...0815 8525 9555

.

Statistic

danke herzlich für besuch

free counters

SEO for your blog

sitemap for blog blogger web website
Webmaster Toolkit - free webmaster tools
Google PageRank Checker

Recent flag visits


bloguez.com

STAGE OF MODERN CIVILIZATION SOME GREATEST ACHIEVERS OR THE ONES HISTORY WOULD REMEMBER SOME WAY - CAN YOU TRACK THEM BY NAME?