Ini sungguh menarik. Bagi kaum muslim, kita tahu al-Qur'an mengajarkan banyak hal tentang ayat-ayat kauniyyah (tentang segala fenomena alam semesta beserta seisinya) yang sangat inspiratif bagi pencari hikmah, penggali ilmu pengetahuan dan sain - sehingga pada puncak kesadaran akal dan hati kecil mengakui keberadaan Allah dan kebesaran-NYA - satu-satunya Tuhan pencipta alam semesta.
Semut memiliki kedudukan khusus dalam kitab suci al-Qur'an. Ada satu surat panjang yang dinamakan An-Naml (SEMUT), salah satu fragmen dikisahkan seekor semut berkata kepada kelompok komunalnya, supaya segera menyingkir dari jalan yang akan dilewati nabi Sulaiman as. (Solomon). Dia tersenyum mendengar percakapan semut-semut tersebut (karena dikaruniai mengetahui bahasa binatang).
Allahu Akbar. Allah menurunkan QS An-Naml tentu bukan sekedar mengungkap fragmen tersebut. Ada rahasia amat besar tentang ayat kauniyyah yang harus dikuak oleh manusia. Agar manusia mengambil hikmahnya.
Ilmu pengetahuan modern sedikit demi sedikit mulai menguak rahasia besar ini. Bagaimana komunitas semut bisa menjalani kehidupan sosial yang sangat ideal dan spesialisasi pembagian tugas yang konsisten. Ada temuan menarik dan paling mutakhir tentang kehidupan semut yang manusia bisa belajar bagaimana mereka seharusnya menjalankan kehidupan sosialnya.
Hasil karya dokumentasi seorang fotograper Rusia menyajikannya untuk kita tanpa editing gambar dan trik-trik fotografi - benar-benar dijamin sifat naturalnya. Dia hanya melakukan pengaturan lokasi foto saja. Berikut ini berita dari Yahoo! News.
Foto Fantastik : Semut-semut yang Perkasa
Fotografer Rusia Andrey Pavlov menggunakan cara unik dalam bercerita soal kehidupan semut. Pavlov mempelajari secara mendalam soal bagaimana semut hidup dan menaruh properti di sekitar jejak berjalan mereka. Pavlov kemudian mengambil foto semut-semut ini seperti dalam drama atau film. Kecuali lokasi yang ditata, semua foto-foto ini alami; si fotografer ini menjamin tidak ada trik dalam penyuntingan foto.
Andrey Pavlov sempat mengalami kecelakaan tulang belakang yang membuat dia harus terus beristirahat di tempat tidur, sehingga dia membaca banyak buku tentang semut dan mengamati kehidupan mereka. Pavlov terkesan dengan cara semut merawat anggota komunitasnya yang lebih lemah, peduli pada anak-anak, dan merawat orang tua. Setiap tahun Pavlov menghabiskan beberapa bulan untuk hobinya mengoreografi foto-foto dengan semut merah, menikmati dongengnya sendiri.
Subhaanallah, berikut ini Allah telah menurunkan ilham pada suatu komunitas semut untuk melakukan apa-apa yang akan Anda lihat dibawah ini :
0 komentar dan respon:
Posting Komentar