<div style='background-color: none transparent; float:right;'><a href='http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget' title='News Widget'>News Widget</a></div>

Mahasiswi Cantik Tokoh Paling Berpengaruh di Chile


Kecantikan, kecerdasan dan keberanian      telah menjadi magnet kuat massa besar dalam revolusi di Chile - negeri yang berbatasan dengan samudera Pasifik di Amerika Selatan. Trend revolusioner tampaknya masih ada di Amerika Latin. Di kawasan ini kekuatan politik kiri masih kuat melawan kekuatan Sayap Kanan (Neo-Liberalisme) dan selalu memiliki kejutan baru. Salah satunya ada di Chile, negeri yang memiliki tradisi kuat gerakan kiri pasca diktator militer Augusto Pinochet.

Mahasiswi Cantik Pemimpin Revolusioner Baru

Wanita cantik ini merupakan putri pasangan Reinaldo Vallejo dan Mariela Dowling. Keduanya merupakan aktivis serta anggota Partai Komunis Cile. Kedua orangtua Camila juga penentang rezim militer kala itu, Augusto Pinochet.  Darah aktivis dari kedua orangtuanya itulah yang akhirnya diwarisi Camila. Bahkan, oleh media Cile, Camila dijuluki sebagai orang komunis yang paling berpengaruh di Cile di abad XXI ini.


Camila Vallejo figur inspiratif

Camila Vallejo (berbaju biru laut), biasanya cewek seumuran dia (23) lebih suka fashion dan hedonisme. Tapi tidak dengan Camila Vallejo! Muda, cantik dan pemberani. Mahasiswi Universidad de Chile, studi Geografi ini tokoh oposisi paling berpengaruh dalam revolusi Chile. Ia pemimpin aksi demonstrasi sejak Mei-Oktober 2011. Lebih 30 aksi besar  diikuti 100-an ribu hingga  jutaan rakyat  digelar dan membuat pejabat Polisi dan Kementerian Kebudayaan dipecat.
  • "Sejak masa Subcomandante Marcos dari Zapatista, belum pernah lagi Amerika Latin terpesona dengan seorang pemimpin perlawanan, … Kali ini, pemimpin itu tidak pakai topeng, cangklong dan senjata, melainkan cincin di hidung." (The Guardian).
Lahir 28 April 1988 dari pasangan aktifis Partai Komunis, Camila tidak butuh waktu lama untuk belajar politik dan menjadi aktifist politik, terdaftar sebagai kader Pemuda Komunis. Januari tahun 2011, Camila menjadi President Ikatan Mahasiswa Universidad de Chile. Dalam seabad lebih sejarah universitas ini, ia perempuan ke-2 yang menduduki posisi president dan menjadi modal memimpin revolusi Chile.

"Selama bertahun-tahun, anak muda Chile menjadi korban model Neo-Liberal yang mengagungkan konsumerisme dan pencapaian personal. Semua tentang saya, saya, dan saya. Tidak ada banyak empati untuk yang lain,"  kata Komandan Camila, begitulah nama panggilannya, di kantornya yang dihiasi foto ukuran besar Karl Marx.

Awalnya merupakan demonstrasi kecil di dekat kampus, aksi-aksi mahasiswa Universidad de Chile dan sejumlah mahasiswa universitas lain menggelembung menjadi aksi massa nasional. Dari isu sederhana meminta pendidikan gratis hingga tuntutan mundur Presiden Sebastian Pinera (dari Sayap Kanan). Jadilah ini aksi terbesar di Chile sejak era Pinochet.

Meski dikenal dengan tradisi politik kiri yang kuat, sistem pendidikan Chile lebih dikuasai sektor swasta yang diwarisi era Pinochet. Daily Beast menulis, gelar sarjana adalah milik elite. Banyak pelajar putus sekolah, mencapai 52%, sedangkan utang, biayanya harus ditanggung selama satu dekade. Dan Pinera – representasi Neo-Liberalisme  – menjadi sasaran keputusasaan rakyat Chile.

Respons pemerintah sangat keras, namun Kepala kepolisian tidak mampu mengatasinya hingga dipecat. Seorang pejabat Kementerian Kebudayaan yang twitt di Twitter  "Bunuh wanita itu, musnahkan jasadnya" dipecat.  Akhirnya Mahasiswa diundang dialog oleh menteri Pendidikan. Tapi Aksi massa terus dilakukan sehingga Presiden pun mengundang Camila bernegosiasi.

Dalam hitungan bulan, Camila menjadi cerita kepahlawanan baru Amerika Latin dan sensasi di internet dengan 300.000 follower Twitter dan puluhan ribu di Facebook. Penggemar Korea Selatan membuat akun Twitter khusus mengenai dia.  kecantikannya pun mempesona rakyat, sampai penyanyi terkenal Argentina – Kevin Johansen – menulis di Twitter, "Camila milik saya."

"Kami semua cinta padanya," kata Wakil Presiden Bolivia, Álvaro García Linera. Saat pertemuan pemimpin muda Bolivia, Garcia pun meminta pemuda Bolivia meniru aksi Camila. "Ada seorang pemimpin muda dan cantik, yang memimpin anak muda dalam perlawanan," katanya.

Camila menyadari kecantikannya.
  • Dia (kecantikan) menjadi pelengkap, mereka datang mendengarkan saya, karena penampakanku. Lalu saya menjelaskan ide-ide. Sebuah gerakan sebagai  sejarah yang tidak bisa dirangkum hanya dalam istilah-istilah permukaan," katanya.
Presiden menawarkan Camila dan Comprados peningkatan beasiswa dan budget pendidikan. Ternyata bukan ini tuntutannya sekarang. “Tindakan ini bagus, namun bukan perubahan struktural," kata Camila sambil menghisap rokok. "Kami ingin mengubah model pembangunan."

Akankah ia mengikuti jejak Eva Peron?

----------------------------------------------------------
(Source: Guardian, Daily Beast, Wikipedia)

                                                                                                                                                        Back to Top

0 komentar dan respon:

Word of the Day

Article of the Day

This Day in History
Sanden Yogyakarta Jakarta Slideshow: Yusuf’s trip from Jakarta, Java, Indonesia to Yogyakarta was created by TripAdvisor. See another Yogyakarta slideshow. Create your own stunning slideshow with our free photo slideshow maker.
Free Backlinks Online Users

Delivered by FeedBurner

Google Translate

Add to Google
Translate to 32 LANGUAGES
Jpn
Indonesia

Sayangi Kendaraan Anda
ASURANSI MOBIL SHARIAH
contact :
yusuf.edyempi@yahoo.com
SMS......:...0815 8525 9555

Statistic

danke herzlich für besuch

free counters

Blog Archive

SEO for your blog

sitemap for blog blogger web website

Recent flag visits


bloguez.com

STAGE OF MODERN CIVILIZATION SOME GREATEST ACHIEVERS OR THE ONES HISTORY WOULD REMEMBER SOME WAY - CAN YOU TRACK THEM BY NAME?